RENUNGAN

By dunia pencerita - 22.35

Dua puluh lima sudah lewat empat,sebagian terjawab namun entah,masih berapa lagi belum terjawab
Waktu yang telah lewat takkan pernah bisa dikembalikan lagi pada tempatnya ,takkan pernah kembali seperti matahari yang pulang dan datang tepat pada waktunya ,selalu kembali dan kembali lagi..
Malam ini ,kembali kuseret ingatanku pada duapuluh satu,disaat-saat aku masih bertanya-tanya tentang duapuluh lima,penuh tanya,penuh ketakutan akan masa yg bernama depan .
Teringat juga awal kaki ini sampai di ibu kota ini,tatapan yg luas penuh harapan, namun tak bisa terungkap secara kata per kata tiap harap yg tercipta,yah , setiap langkah adalah harapan,
Ini kotaku sekarang,kota yang penuh dengan ribuan harapan ,kota yang kuharapkan untuk belajar hidup ,belajar menjadi lelaki yang kuat ,karna dunia ini hanya milik orang berani ,berani untuk terus melangkah,berani untuk bangun lagi setelah terjatuh,berani untuk terus bertahan dan melawan ketidakadilan.
Hidup dibangun dari pondasi yang kokoh ,segetir-getirnya masa lalu , tetaplah menjadi masa lalu yang harus dimengerti dan itu semua yang pernah kita lewati..
Aku tak bisa memilih masa kecilku ,tapi masa depan aku yang menentukan...

BELIEVE 2015

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar